Beyond Skyline (2017)

105 min|Action, Adventure, Horror, Sci-Fi, Thriller|15 Desember 2017
5.9Rating: 5.9 / 10 from 635 usersMetascore: N/A
A tough-as-nails detective embarks on a relentless pursuit to free his son from a nightmarish alien warship.

Beyond Skyline adalah sekuel dari Skyline (2010) yang merupakan film fiksi ilmiah indie dengan bujet US$ 20 juta. Film diarahkan oleh Liam O’Donnell dengan dibintangi Frank Grillo, Bojana Navakovic, Iko Uwais, dan Yayan Ruhian. Film yang sebagian berlatar produksi di Indonesia dan bintang-bintang lokal tentunya bakal menarik perhatian penonton kita.

Kisah filmnya sendiri berlangsung simultan dan bersinggungan cerita dengan film pertamanya, ketika kejadian invasi Alien di Los Angeles. Mark, seorang detektif tengah mengambil putranya yang ditahan polisi. Oleh karena mobil Mark bermasalah, mereka akhirnya menggunakan kereta bawah tanah. Situasi mendadak berubah total, ketika pesawat alien raksasa mendadak mulai menyedot ribuan orang masuk ke pesawat mereka. Mark bersama rombongan hanya mencoba bertahan hidup dari situasi yang serba tidak menentu.

Seri pertama saja sepertinya lupa, apa saya pernah menontonnya, atau entah berhenti menonton sebelum selesai karena memang hanya membuang waktu. Sekuel keduanya ini, saya tertarik menonton jelas karena sensasinya karena lokasi dan ada bintang kita di dalamnya, dan trailer-nya pun terlihat tidak jelek-jelek amat. Tidak ada ekspektasi apapun sewaktu menonton.

Gelagat buruk filmnya sudah terasa sejak awal film. Bea produksi yang rendah sudah tercium dari kualitas gambar dan audio yang kurang baik untuk standar film barat. Ketika aksi dimulai, situasi berubah semakin buruk dengan kualitas gaya handheld camera yang amat kasar. Baru beberapa menit saja, mata sudah terasa lelah, ditambah editing cepat yang kasar, serta tempo plot yang sangat cepat. Tak ada waktu rehat sedikit pun. Dalam belasan menit, kepala sudah terasa pening dan perut pun terasa mual. Dua rekan saya yang jauh lebih muda pun mengalami sensasi yang kurang lebih sama.

Baca Juga  The Green Hornet, Komedi Superhero Milik Rogen atau Gondry?

Tidak ada ekspektasi lebih dari Beyond Skyline, namun tak disangka film ini jauh lebih buruk dari ekspektasi di semua aspek. Bicara kisahnya sepertinya tidak perlu komentar banyak. Film ini banyak mengabaikan logika ceritanya sendiri dengan lubang plot di sana-sini. Kisahnya pun tak jelas berada di negara Asia mana, mungkin Thailand, atau entahlah? It doesn’t matter anyway. Duel Frank Grillo vs Iko Uwais pun tidak bisa dinikmati karena faktor kamera dan editing yang buruk. Beyond Skyline adalah sebuah pengalaman visual yang melelahkan lahir dan batin.
WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
BAGIKAN
Artikel SebelumnyaSpin-Off Wolverine Segera Digarap
Artikel BerikutnyaChristoph Waltz Tak Lagi Bermain Dalam Bond
Himawan Pratista
Hobi menonton film sejak kecil dan mendalami teori dan sejarah film secara otodidak setelah lulus dari Jurusan Arsitektur. Ia mulai menulis artikel dan ulasan film sejak tahun 2006. Karena pengalamannya, penulis ditarik menjadi staf pengajar sebuah Akademi Televisi dan Film swasta di Yogyakarta untuk mengampu mata kuliah Sejarah Film, Pengantar Seni Film, dan Teori Film sejak tahun 2003 hingga kini. Buku karya debutnya adalah Memahami Film (2008) yang memilah seni film secara naratif dan sinematik. Buku keduanya, Memahami Film - Edisi Kedua (2017) kini sudah terbit.

BERIKAN TANGGAPAN

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.