Film 5 Cowok Jagoan merupakan film aksi-komedi zombi yang diproduksi oleh MVP Picture bekerja sama dengan Umbara Brothers Films dan FAM Picture. Film ini disutradarai oleh Anggy Umbara yang kita kenal melalui film-film aksi komedi larisnya, Comic 8 dan Warkop DKI Reborn. Kini, ia menggarap  5 Cowok Jagoan dengan konsep yang berbeda dari yang sebelumnya dimana ia menyisipkan unsur zombi di sela-sela cerita laga dan komedinya. Film ini dibintangi oleh Ario Bayu, Arifin Putra, Dwi Sasono, Muhadkly Achi, Sunny Cornelio, Nirina Zubir, dan Tika Bravani. Pemain-pemain yang populer di perfilman kita ini menambah rasa penasaran bagaimana sang sutradara menyajikan tontonan dengan genre kombinasi  ini.

Kisah berawal dari Yanto, seorang cleaning service yang jatuh cinta dengan Dewi yang merupakan salah satu ilmuwan di kantornya. Suatu ketika, datang komplotan bersenjata yang menculik Dewi lalu Yanto termotivasi untuk menyelamatkan Dewi. Yanto tidak bisa melakukannya sendiri ia pun menghubungi keempat sahabatnya, yaitu Dedi, Lilo, Danu, dan Reva. Mereka pun berlatih menggunakan senjata dan menghadapi musuh. Cerita pun berlanjut dengan mereka mengeksekusi tempat penculikan Dewi.

Secara keseluruhan cerita film ini sangat sederhana. Berbeda dengan film arahan Anggy sebelumnya, 5 Cowok Jagoan digarap dengan cerita seadanya dan tidak rumit. Karakter lima cowok jagoan cukup kuat dengan tingkah konyolnya masing-masing. Namun, kelima tokoh ini justru tidak mencerminkan jagoan sesungguhnya. Dalam film ini, tidak dikisahkan secara jelas bagaimana strategi mereka menyelamatkan Dewi. Mereka masuk dan menyerang asal-asalan. Entah ini karena terbawa tone komedinya atau memang sang sineas enggan menggarap cerita secara serius sehingga alur kisah film ini begitu lemah. Yanto yang berusaha menyelamatkan Dewi karena ia jatuh cinta gadis pujaannya juga tidak ditunjukan seberapa kuat cintanya. Cerita hanya ala kadarnya saja.

Baca Juga  Pariban: Idola dari Tanah Jawa

Tak ada yang istimewa dari kisah film ini, namun setidaknya tertolong akting para pemainnya. Tak diragukan lagi kualitas akting Ario Bayu dan kawan-kawan, sekalipun mereka kini dituntut lebih, yakni unsur bela diri dan karakternya masing-masing yang kocak. Efek visual yang ditampilkan juga tidak begitu istimewa. Jika memang sang sineas ingin menyajikan hal yang berkesan untuk penonton, rasanya film ini akan lebih menarik jika menggunakan pendekatan realistis dalam kehidupan sehari-hari sehingga film tak hanya menonjolkan sisi komedinya, namun juga sisi moralnya.

WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
Overall
50 %
Artikel SebelumnyaChrisye
Artikel BerikutnyaThe Greatest Showman
Mahasiswa aktif UNY yang hobi menonton film sejak di bangku SMP. Walaupun sekarang merupakan mahasiswa pendidikan namun tetap hobi dengan menonton film dan terobsesi dengan film. Pemerhati film Indonesia namun tak lupa menonton film-film asing. Saat ini senang mencoba hal-hal baru di perfilman.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.