Cado Cado: Doctor 101 (2016)

103 min|Comedy, Drama, Romance|27 Oct 2016
6.6Rating: 6.6 / 10 from 47 usersMetascore: N/A
Riva entered the Faculty of Medicine just because she joined her friend, Evi, her best friend since high school. When the co-ass program was started, Riva began to be close to Vena, a …

Riva bersama dua sahabatnya, Evi, dan Budi, sedang menjalani masa magang sebagai asisten dokter dalam mencapai gelar dokter mereka. Sebagai calon dokter, Riva merasa dirinya dan teman-teman magangnya sangat konyol, baik dari karakter mereka hingga pengetahuan medis mereka yang belum matang. Pada dasarnya, Riva belajar ilmu kedokteran karena ikut-ikutan sahabatnya dan jatuh cinta dengan Evi. Tetapi persaingan selama magang, membuat Evi, Riva, dan Budi menjauh. Menghadapi suka duka praktik sebagai dokter, keluarga Riva hingga dirinya sendiri bertanya-tanya mengapa ia memilih jalan sebagai dokter.

Catatan Dodol Calon Dokter atau Cado Cado pernah populer sebagai bacaan komedi sekaligus kisah nyata dari Ferdiriva Hamzah atau Riva yang dikemas dalam beberapa sekuel novel. Tak seperti novelnya yang konyol, Catatan Dodol Calon Dokter diadaptasi sebagai film drama dengan sedikit porsi komedi. Namun drama yang disuguhkan, mampu menyampaikan kesan dalam suka duka praktik kedokteran di Indonesia. Adanya isu nepotisme, mal praktik, dan sisi personal para calon dokter mengalir lancar dalam tampilan yang mudah dicerna. Bahkan hadirnya adegan-adegan medis seperti menjahit luka, operasi mata, dan lainnya, film ini menyampaikan gambaran mendalam dari sebuah profesi. Unik dan cukup mapan, mungkin karena ini film ini juga terpilih untuk diputar di Tokyo International Film Festival yang ke-29.

Baca Juga  Jailangkung

Pembukaan film dimulai dengan narasi dari tokoh Riva dengan tampilan gambar aspek rasio 4:3 seperti film jadul yang perlahan-lahan melebar seukuran layar bioskop membuat kesan awal yang unik. Kemudian adanya imajinasi tokoh Riva, Evi, dan Budi yang mengamuk di kantor sang profesor dalam bentuk “slow motion”, sukses mengundang tawa penonton. Akting drama, Adipati Dolken dan akting komedi, Tika Bravaria sangat meyakinkan untuk film ini. Bahkan saat tokoh Riva mengkhayalkan tokoh Airin serta ledakan mobil terlihat sangat nyata dan berhasil memberikan gambaran serta kesan cerita yang tepat. Praktik sinematografi tersebut bahkan membuat penonton lupa adanya perbedaan cerita antara novel dan filmnya. Film adaptasi novel ini, sukses menjadi film tersendiri yang terpisah dari bayang-bayang novelnya.

WATCH TRAILER

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.