26.7 C
Yogyakarta
19 April 2021

Dari Redaksi mOntase

Dalam edisi perdana Buletin Montase ini kita akan mengupas sebuah gerakan sinema di Perancis bernama French New Wave yang muncul pada akhir dekade 50-an. Beberapa dari pembaca mungkin pernah mendengar istilah New Wave, atau mungkin anda pernah mendengar nama-nama sutradara seperti Truffaut atau Godard....

Virgin, Film Remaja yang Bukan untuk Remaja

http://www.imdb.com/title/tt1318996/ Sulit rasanya memberi komentar karena sebenarnya film ini tidak perlu diberi komentar. Sungguh tidak masuk akal! Film seperti ini bisa diputar di bioskop-bioskop kita, terlebih lagi ditujukan untuk penonton remaja. Tidak perlu kita bicara mengenai tema, cerita atau segi estetik film ini karena sama...

Sinema: Ilusi, Gaya dan Janji

Sebagai buah karya para santo sekaligus penyihir, sinema mengujar satu keisengan seorang pencipta sekaligus penipu. Efek-efek dramatis, jalinan cerita, konflik antar-pelaku, maupun penyelesaian, menawarkan sebuah dunia realis sekaligus ilusif. Ia bersifat nyata; ketika jalinan diapositif proyektor, berputar dan bercerita. Sisi lain, adegan demi adegan...

Heart, Sekedar Menikmati Pemandangan Alam

http://www.imdb.com/title/tt1059929/?ref_=rvi_tt Heart (2006) merupakan sebuah film percintaan remaja karya sutradara Hanny R. Saputra yang dinominasikan sebagai film terbaik Festival Film Indonesia tahun ini. Heart berkisah tentang cinta segitiga antara Rachel, Farel dan Luna. Rachel dan Farel adalah dua orang sahabat yang sudah terjalin sejak mereka masih kecil....

Sejarah French New Wave

Pada sekitar pertengahan abad 20 muncul beberapa gerakan sinema yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan industri film di dunia. Salah satu gerakan sinema yang terbesar dan paling berpengaruh pada masa itu adalah French New Wave. French New Wave dipelopori oleh nama-nama seperti, François Truffaut, Jean-Luc...

Indonesian “New Wave”?

Industri film Indonesia telah mengalami pasang surut dalam sejarah perkembangannya. Setelah mengalami masa puncak pada dekade 70-an hingga 80-an, mulai awal dekade 90-an industri perfilman Indonesia dianggap banyak para pengamat mengalami mati suri terbukti dengan dibekukannya Festival Film Indonesia setelah tahun 1992. Pada awal...

Ads