Creed II (2018)
130 min|Drama, Sport|21 Nov 2018
8.7Rating: 8.7 / 10 from 270 usersMetascore: N/A
Under the tutelage of Rocky Balboa, light heavyweight contender Adonis Creed faces off against Viktor Drago, the son of Ivan Drago.

Setelah sukses komersial Creed, studio MGM dan Warner Bros. kini kembali merilis Creed II yang kini kehilangan nakhodanya, Ryan Coogler, digantikan oleh Steven Caple Jr. Siapa yang tak kenal Rocky, salah satu ikon sinema petinju legendaris yang diperankan Silvester Stallone dengan seri hingga enam filmnya. Creed merupakan spin-off yang juga masih menghadirkan sosok Rocky, dan kini ia kembali dalam sekuelnya. Selain Stallone, Creed masih dibintangi regulernya, yakni Michael B. Jordan, Tessa Thompson, Phylicia Rashad, serta pendatang baru Florian Munteanu, hingga muka-muka antagonis lama, Dolph Lundgren dan Brigitte Nielsen.

Setelah 3 tahun lalu ia kalah oleh Ricky Conlan, Creed kini menjadi penantang juara dunia WBC dan menantang sang juara Danny Wheeler hingga ia pun juara. Sementara di Rusia, seorang petinju muda Viktor Drago, mulai unjuk gigi sebagai pendatang dengan superioritas fisiknya. Ia adalah putra dari petinju Ivan Drago yang menewaskan Apollo Creed, 33 tahun silam. Seorang promotor melihat peluang besar ini dan ingin mempertandingkan kembali “Creed vs Drago” dalam sebuah laga yang pasti banyak dinanti orang.

Fans Rocky jelas bakal bernostalgia dengan film ini. Rocky 4 adalah termasuk film populer pada masanya, yang mengetengahkan plot “David vs Goliath”. Bisa jadi, penonton yang tak akrab dengan Rocky seri keempat ini bakal kesulitan menerima latar kisahnya karena semua ada di seri ini. Walau memang kisahnya tak fokus banyak ke sosok Ivan dan Viktor, namun ada baiknya jika menonton seri keempatnya sebelum menonton Creed II.

Baca Juga  Life

Sama seperti Rocky 4, formula Creed II nyaris mirip. Entah ini sebuah tribute, namun hasilnya formula plotnya menjadi terasa rutin. Alur plotnya menjadi terlalu mudah untuk diantisipasi. Sama sekali tak ada kejutan. None. Ini yang menjadikan filmnya tak ada greget. Sisi drama pun kini lebih ditonjolkan ketimbang seri pertama. Hubungan Creed dengan sang istri, Rocky, dan ibu, hingga ayahnya yang kini memang terasa lebih emosional tapi juga lagi-lagi tanpa greget. Seolah semua serba memaksakan formula yang sama (Rocky 4). Penulis naskah tak berani mengambil resiko dengan formula yang lebih segar, walau jalan ke sana rasanya tak mustahil dilakukan. Sayang.

Sisi akting jelas menjadi kekuatan film ini, baik dari semua pemain utama dan pendukungnya. Stallone adalah Rocky yang juga tak bisa lepas satu sama lain. Jordan pun demikian. Hanya saja tanpa sineas regulernya, Ryan Coogler, terasa ada yang hilang dari penampilan Jordan. Kehilangan Coogler juga rupanya berimbas ke sisi teknis. Tak ada lagi pertarungan “satu shot” (long take) yang menggairahkan bahkan montage pun tak lagi mengesankan. Datar. Semua terasa serba rutin tanpa ada gigitan berarti.

Melalui formula plot familiar, Creed II hanyalah terasa sebagai film rutin serinya yang tak lagi mampu melakukan pukulan Knock Out (KO). Dalam satu dialog antara Creed dan promotor Victor Drago, sang protagonis berujar, “Kamu melakukan ini semua (Creed vs Drago) hanya untuk uang”. Ini sama persis seperti kesan saya terhadap film ini. Michael B. Jordan (Creed) seolah kehilangan mojonya tanpa sang mentor (sineas), Ryan Coogler.

WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
Overall
60 %
Artikel SebelumnyaSeminggu Tayang, Suzzanna Hampir Raih 2 Juta Penonton
Artikel BerikutnyaOne Cut of the Dead
Himawan Pratista
Hobi menonton film sejak kecil dan mendalami teori dan sejarah film secara otodidak setelah lulus dari Jurusan Arsitektur. Ia mulai menulis artikel dan ulasan film sejak tahun 2006. Karena pengalamannya, penulis ditarik menjadi staf pengajar sebuah Akademi Televisi dan Film swasta di Yogyakarta untuk mengampu mata kuliah Sejarah Film, Pengantar Seni Film, dan Teori Film sejak tahun 2003 hingga kini. Buku karya debutnya adalah Memahami Film (2008) yang memilah seni film secara naratif dan sinematik. Buku keduanya, Memahami Film - Edisi Kedua (2017) kini sudah terbit.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini