Update 13 DESEMBER 2018

Tidak seperti halnya di Amerika Serikat (AS) yang merupakan negara raksasa industri film di dunia, tidak mudah bagi kita untuk menghitung berapa pendapatan kotor sebuah film. AS sudah melakukan ini sejak beberapa dekade lalu, dan semakin canggih teknologi informasi berbasis data digital seperti internet, data yang diperoleh pun semakin mudah, murah, cepat, dan akurat. Butuh waktu dan proses panjang hingga perhitungan angka raihan box-office, bisa seperti yang kita lihat seperti sekarang ini. Data box-office terkini, baik secara domestik (AS) maupun internasional (global) bisa dipantau setiap harinya melalui website macam boxoffice.com atau boxofficemojo.com.

Lantas bagaimana perhitungan “box-office” di Indonesia? Setidaknya, sejak era milenium baru ini perhitungan sudah terbilang lumayan walau mungkin tak akurat 100%. Tak seperti di negara barat yang menggunakan perhitungan berapa jumlah capaian totalnya (dalam US dollar) sementara di Indonesia berpatok pada jumlah penonton, yang datanya diambil dari berbagai jaringan bioskop lokal. Lalu berapa menghitung total rupiahnya? Sebagai perhitungan kasar, pendapatan kotor sebuah film adalah jumlah penonton dikalikan Rp 37.000,- (harga tiket rata-rata tahun 2017 – filmindonesia.or.id). Tahunnya semakin ke belakang tentu harga rata-rata tiketnya semakin kecil. Apa saja film terlaris di Indonesia pada dua dekade belakangan ini, bisa terlihat dalam tabel di bawah ini.

No Judul Tahun Jml Penonton Genre
1 Warkop Reborn: Jangkrik Boss Part 1 2016 6.858.616 Komedi
2 Dilan 1990 2018 6.315.664 Roman/Remaja
3 Laskar Pelangi 2008 4.719.453 Drama
4 Habibie & Ainun 2012 4.583.641 Drama/Roman
5 Pengabdi Setan 2017 4.206.103 Horor
6 Warkop Reborn: Jangkrik Boss Part 2 2017 4.083.190 Komedi
7 Ayat-Ayat Cinta 2008 3.676.135 Drama/Roman/Religi
8 Ada Apa dengan Cinta? 2 2016 3.665.509 Roman Remaja
9 Suzzanna: Bernapas dalam Kubur 2018 3.270.468 Horor
10 My Stupid Boss 2016 3.052.657 Komedi
11 Ayat-Ayat Cinta 2 2017 2.840.159 Drama/Religi
12 Danur 2017 2.736.157 Horor
13 Ada Apa dengan Cinta? 2002 2.700.000 Roman
14 Cek Toko Sebelah 2016 2.642.957 Komedi
15 Eiffel, I’m in Love 2003 2.632.300 Komedi/Roman/Remaja
16 Hangout 2016 2.620.644 Komedi/Thriller
17 Danur 2: Maddah 2018 2.572.133 Horor
18 Jailangkung 2017 2.550.271 Horor
19 5 cm 2012 2.402.170 Drama/Petualangan
20 Susah Sinyal 2017 2.121.164 Drama/Komedi
21 Ketika Cinta Bertasbih 2009 2.105.192 Drama/Religi
22 Rudy Habibie 2016 2.010.072 Drama/Roman
23 Sang Pemimpi 2009 2.005.660 Drama
24 Koala Kumal 2016 1.863.541 Komedi
25 The Raid 2012 1.844.817 Aksi
26 Comic 8: Casino King Part 2 2016 1.835.644 Komedi
27 Si Doel The Movie 2018 1.757.653 Drama
28 Tenggelamnya Kapal Van der Wijck 2013 1.724.110 Drama
29 Asih 2018 1.714.798 Horor
30 #Teman tapi Menikah# 2018 1.653.105 Roman/Remaja
Baca Juga  Tinjauan Naratif dan Sinematik Ayat-Ayat Cinta

Sumber: filmindonesia.or.id

Pertanyaan besar sekarang, apakah film terlaris identik dengan film bagus? Kalian bisa melihat hasil ulasan kami dengan meng-klik masing-masing judul film di atas. Tak perlu kita omong soal kualitas dulu, setidaknya kita bisa melihat selera penonton kita dari film-film di atas yang masih didominasi oleh film roman remaja, komedi, religi, dan kini horor. Tiap periode pun memiliki tren yang berbeda. Genre horor misalnya, walau genre ini sudah populer dan laris sejak lama, namun film-film horor kita masih sulit untuk merambah angka jutaan penonton. Tidak semenjak Danur (2017), film horor memiliki momentum dan kini tengah panas-panasnya, terlepas film tersebut bagus atau tidak.

Untuk membahas soal kualitas tentu tak cukup hanya bahasan singkat di sini, dan membutuhkan pembahasan tersendiri. Untuk saat ini, kalian bisa melihat sendiri, apa sebenarnya yang menjadi tren dari tahun ke tahun, dan bisa merenungkan sendiri, apakah film kita memang sudah mampu bersaing dengan film barat? Kualitas sebuah film tentu adalah satu hal yang penting untuk membuat film kita bisa bersaing. Kita jelas mampu. Apakah film kita memang sudah (berkualitas) saat ini? Jika belum, kapan?

 

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini