Update OKTOBER 2018

Tidak seperti halnya di Amerika Serikat (AS) yang merupakan negara raksasa industri film di dunia, tidak mudah bagi kita untuk menghitung berapa pendapatan kotor sebuah film. AS sudah melakukan ini sejak beberapa dekade lalu, dan semakin canggih teknologi informasi berbasis data digital seperti internet, data yang diperoleh pun semakin mudah, murah, cepat, dan akurat. Butuh waktu dan proses panjang hingga perhitungan angka raihan box-office, bisa seperti yang kita lihat seperti sekarang ini. Data box-office terkini, baik secara domestik (AS) maupun internasional (global) bisa dipantau setiap harinya melalui website macam boxoffice.com atau boxofficemojo.com.

Lantas bagaimana perhitungan “box-office” di Indonesia? Setidaknya, sejak era milenium baru ini perhitungan sudah terbilang lumayan walau mungkin tak akurat 100%. Tak seperti di negara barat yang menggunakan perhitungan berapa jumlah capaian totalnya (dalam US dollar) sementara di Indonesia berpatok pada jumlah penonton, yang datanya diambil dari berbagai jaringan bioskop lokal. Lalu berapa menghitung total rupiahnya? Sebagai perhitungan kasar, pendapatan kotor sebuah film adalah jumlah penonton dikalikan Rp 37.000,- (harga tiket rata-rata tahun 2017 – filmindonesia.or.id). Tahunnya semakin ke belakang tentu harga rata-rata tiketnya semakin kecil. Apa saja film terlaris di Indonesia pada dua dekade belakangan ini, bisa terlihat dalam tabel di bawah ini (update hingga bulan Juni 2018).

No Judul Tahun Jml Penonton Genre
1 Warkop Reborn: Jangkrik Boss Part 1 2016 6.858.616 Komedi
2 Dilan 1990 2018 6.315.664 Roman/Remaja
3 Laskar Pelangi 2008 4.719.453 Drama
4 Habibie & Ainun 2012 4.583.641 Drama/Roman
5 Pengabdi Setan 2017 4.206.103 Horor
6 Warkop Reborn: Jangkrik Boss Part 2 2017 4.083.190 Komedi
7 Ayat-Ayat Cinta 2008 3.676.135 Drama/Roman/Religi
8 Ada Apa dengan Cinta? 2 2016 3.665.509 Roman Remaja
9 My Stupid Boss 2016 3.052.657 Komedi
10 Ayat-Ayat Cinta 2 2017 2.806.065 Drama/Religi
11 Danur 2017 2.736.157 Horor
12 Ada Apa dengan Cinta? 2002 2.700.000 Roman
13 Cek Toko Sebelah 2016 2.642.957 Komedi
14 Eiffel, I’m in Love 2003 2.632.300 Komedi/Roman/Remaja
15 Hangout 2016 2.620.644 Komedi/Thriller
16 Danur 2: Maddah 2018 2.572.133 Horor
17 Jailangkung 2017 2.550.271 Horor
18 5 cm 2012 2.402.170 Drama/Petualangan
19 Susah Sinyal 2017 2.121.164 Drama/Komedi
20 Ketika Cinta Bertasbih 2009 2.105.192 Drama/Religi
21 Rudy Habibie 2016 2.010.072 Drama/Roman
22 Sang Pemimpi 2009 2.005.660 Drama
23 Koala Kumal 2016 1.863.541 Komedi
24 The Raid 2012 1.844.817 Aksi
25 Comic 8: Casino King Part 2 2016 1.835.644 Komedi
26 Si Doel The Movie 2018 1.757.653 Drama
27 Tenggelamnya Kapal Van der Wijck 2013 1.724.110 Drama
28 #Teman tapi Menikah 2018 1.653.105 Roman/Remaja
29 Surga yang Tak Dirindukan 2 2017 1.636.981 Drama/Religi
30 Comic 8 2014 1.624.067 Komedi
Baca Juga  My Stupid Boss

Sumber: filmindonesia.or.id

Pertanyaan besar sekarang, apakah film terlaris identik dengan film bagus? Kalian bisa melihat hasil ulasan kami dengan meng-klik masing-masing judul film di atas. Tak perlu kita omong soal kualitas dulu, setidaknya kita bisa melihat selera penonton kita dari film-film di atas yang masih didominasi oleh film roman remaja, komedi, religi, dan kini horor. Tiap periode pun memiliki tren yang berbeda. Genre horor misalnya, walau genre ini sudah populer dan laris sejak lama, namun film-film horor kita masih sulit untuk merambah angka jutaan penonton. Tidak semenjak Danur (2017), film horor memiliki momentum dan kini tengah panas-panasnya, terlepas film tersebut bagus atau tidak.

Untuk membahas soal kualitas tentu tak cukup hanya bahasan singkat di sini, dan membutuhkan pembahasan tersendiri. Untuk saat ini, kalian bisa melihat sendiri, apa sebenarnya yang menjadi tren dari tahun ke tahun, dan bisa merenungkan sendiri, apakah film kita memang sudah mampu bersaing dengan film barat? Kualitas sebuah film tentu adalah satu hal yang penting untuk membuat film kita bisa bersaing. Kita jelas mampu. Apakah film kita memang sudah (berkualitas) saat ini? Jika belum, kapan?

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini