Firegate (2016)

113 min|Adventure, Fantasy, Horror|20 Sep 2017
5.3Rating: 5.3 / 10 from 186 usersMetascore: N/A
The oldest pyramid in the world is found in Indonesia. A journalist must team up with an archaeologist and a shaman to uncover the mystery of the pyramid. They found out that this ancient pyramid is a prison for a malevolent ancie…

Penemuan piramid di situs Gunung Padang menghebohkan negara hingga banyak pihak berbondong-bondong untuk melihatnya langsung. Tak terkecuali Tomo, wartawan yang kehilangan idealisme, mengejar uang lewat liputan demi putri tunggalnya. Tertarik dengan berita piramid Gunung Padang, ia bertemu arkelog bernama Arni dan Guntur, seorang paranormal yang sering muncul di TV. Seorang wartawan, arkeolog, dan paranormal, kombinasi tiga orang beda profesi ini kemudian bekerjasama untuk membongkar situs misterius tersebut. Tanpa sengaja, mereka masuk ke dalam peran mistik, Gold, Glory, dan Gospel yang mengancam keselamatan nyawa masing-masing karena piramid tersebut.

Smooth, fresh, misterius, namun tidak memuaskan. Gerbang Neraka sebenarnya menyajikan horor dengan pendekatan berbeda yang jarang dibuat di Indonesia, yaitu mengadu materi antara sains dan klenik, tetapi hingga akhir film tidak ada titik klimaks yang dominan. Bukan pertama kali Rizal Mantovani menyutradarai film horor, ada Jailangkung yang sempat populer pada masanya dulu. Sayangnya, kali ini alur cerita Gerbang Neraka terkesan amat pelan walau di satu sisi, alur lambat ini menciptakan kesan misterius. Penjelasan cerita lewat dialog dan visual terkesan ringan serta mudah dipahami sehingga film ini terdiri dari banyak scene-scene pendek pengenalan situasi dan latar belakang.

Baca Juga  Ghost Writer

Pemilihan aktor yang matang, untungnya bisa menambah nilai Gerbang Neraka. Reza Rahadian, Julie Estelle, Dwi Sasono bahkan Lukman Sardi, menghidupkan peran dengan menyindir isu sosial saat ini. Nyaris satu tahun tertunda rilisnya, Gerbang Neraka menyajikan efek CGI pada beberapa segmen. Kabar baiknya, efek CGI disini cukup untuk menggambarkan fantasi kita tentang piramid yang tiba-tiba muncul di negeri ini, walaupun lagi-lagi secara keseluruhan Gerbang Neraka tidak memuaskan. Pencapaian teknis lain, seperti musik latar, sinematografi, lighting, artistik, tentu jarang yang mengecewakan dari “tangan” Rizal Mantovani. Karya-karya visual yang halus dan indah, bisa kita nikmati sepanjang filmnya.

WATCH TRAILER

Artikel SebelumnyaKingsman: The Golden Circle
Artikel BerikutnyaStephen King dan Kesuksesan Adaptasi Novelnya
Lahir dan besar di Kalimantan Barat, merupakan seorang aktivis demokrasi. Tahun 2015 hijrah ke Yogyakarta untuk menekuni ilmu film di sebuah perguruan tinggi swasta. Selain kuliah, menulis dan menggambar animasi menjadi rutinitas pilihannya.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.