Happy Death Day 2U (2019)
100 min|Drama, Horror, Mystery, Sci-Fi, Thriller|13 Feb 2019
6.3Rating: 6.3 / 10 from 27,297 usersMetascore: 57
Tree Gelbman discovers that dying over and over was surprisingly easier than the dangers that lie ahead.

Jarang sekali sebuah film sekuel bisa lebih baik dari film pertamanya, namun Happy Death Day 2U mampu melakukannya dengan cara berkelas. Happy Death Day 2U merupakan film sekuel dari Happy Death Day (2017) yang sama-sama digarap dan ditulis oleh Christopher Landon. Produser spesialis horor bujet rendah, Jasob Blum kembali memproduseri film ini. Sekuelnya juga masih menggunakan para pemain yang sama, yakni Jessica Rothe, Israel Broussard, Phi Vu, Suraj Sharma, serta Ruby Modine.

Ryan dan dua rekannya tengah melakukan satu eksperimen fisika kuantum yang tak sengaja alat tersebut  rupanya mampu membuat anomali pengulangan waktu. Hal ini yang menyebabkan mengapa Tree bisa mengalami “loop” selama satu hari di film pertamanya. Ryan kini mengalami anomali yang sama dan Tree berusaha untuk membantunya. Namun, satu insiden terjadi dan justru Tree kembali mengalami hari yang sama di hari ulang tahunnya, persis seperti film pertama, hanya saja kini ada sesuatu yang sedikit berbeda.

Wow. Ini jelas sebuah kejutan besar. Tanpa diduga, semaunya kini bisa berubah dari genre horor menjadi genre fiksi ilmiah dengan bumbu komedi yang dominan. Tak tahu persis, apa ini sudah terkonsep sejak awal (film pertamanya dibuat) atau tidak, yang jelas sang penulis dan sineas mampu menggarapnya dengan cara yang berkelas tanpa terlihat memaksa. Ini adalah sebuah pencapaian unik yang teramat langka. Film sekuel lazimnya selalu loyal dengan genre film orisinalnya.

Baca Juga  Bangkok Dangerous

Dengan segala sesuatunya yang berbeda, membuat menonton film ini terasa jauh lebih menyenangkan. Segalanya terasa baru dengan elemen horor pun masih ada dalam beberapa momen. Segala sesuatunya menjadi tak mudah diantisipasi dan membuat ceritanya kini lebih menarik untuk diikuti. Penonton yang belum menonton film pertama pun mendapat kilasan kisah dari satu montage kecil yang dijelaskan oleh Tree, walau jika sudah, tentu jauh lebih baik. Sisi komedi kali ini terasa begitu dominan walau beberapa segmen tampak agak memaksa, seperti momen ketika mereka melakukan misi ala “Mission Impossible” serta “death” montage yang sedikit agak berlebihan menurut saya. Kombinasi elemen genre horor, fiksi ilmiah, komedi, drama, hingga kriminal bisa memadu apik dalam kisahnya.

Happy Death Day 2U adalah satu contoh penyegaran estetik dari sebuah sekuel, tidak hanya perubahan genrenya, namun juga sisi komedi serta nilai moralnya. Dari sisi formula “loop” plot, film ini mampu mengembangkan plot kisah pertamanya dengan penyegaran kemasan menggunakan motif fiksi ilmiah. Dari sisi akting, sang bintang Jessica Rothe, kali ini ia bermain jauh lebih liar dan brilian dari sebelumnya, namun sekaligus bisa bermain menyentuh dalam momen dramanya. Bicara drama adalah satu poin plus filmnya yang tak ada di film pertamanya. Tak disangka, film macam ini bisa membuat air mata sembab dalam satu momennya melalui satu pesan keluarga yang kuat dengan dialog yang menyentuh. Happy Death Day 2U bukan masterpiece, namun film ini bisa membuktikan jika masih ada potensi ruang yang cukup bagi sekuel untuk bisa jauh lebih inovatif dan segar dari sebelumnya.

Baca ulasan Happy Death Day

 

WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
Overall
80 %
Artikel SebelumnyaBAFTA 2019 WINNERS
Artikel BerikutnyaSatu Suro
Himawan Pratista
Hobi menonton film sejak kecil dan mendalami teori dan sejarah film secara otodidak setelah lulus dari Jurusan Arsitektur. Ia mulai menulis artikel dan ulasan film sejak tahun 2006. Karena pengalamannya, penulis ditarik menjadi staf pengajar sebuah Akademi Televisi dan Film swasta di Yogyakarta untuk mengampu mata kuliah Sejarah Film, Pengantar Seni Film, dan Teori Film sejak tahun 2003 hingga kini. Buku karya debutnya adalah Memahami Film (2008) yang memilah seni film secara naratif dan sinematik. Buku keduanya, Memahami Film - Edisi Kedua (2017) kini sudah terbit.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.