Mamma Mia! (2008)

108 min|Comedy, Musical, Romance|18 Jul 2008
6.4Rating: 6.4 / 10 from 201,954 usersMetascore: 51
The story of a bride-to-be trying to find her real father told using hit songs by the popular 1970s group ABBA.

Mengikuti sukses Enchanted (2007) tahun lalu, kembali satu film musikal apik, Mamma Mia! turut meramaikan musim panas kali ini. Film ini diarahkan oleh Phyllida Lloyd dengan dibintangi sederet bintang-bintang besar seperti, Meryl Streep, Pierce Brosnan, Colin Firth, Stellan Skarsgård, Julie Walters, hingga bintang muda Amanda Seyfried. Film ini dihiasi penuh oleh tembang-tembang hit 70-an milik grup musik asal Swedia, ABBA yang dinyanyikan sendiri oleh para aktor-aktrisnya.

Seperti film-film musikal kebanyakan, Mamma Mia! mengetengahkan kisah komedi romantis yang dituturkan secara ringan. Alkisah Donna (Streep) bersama putrinya Sophie (Seyfried) tinggal di sebuah pulau wisata di wilayah perairan Yunani. Sophie yang kini akan menikah, ingin mengetahui lebih jauh mengenai asal-usul ayah kandungnya yang selama ini dirahasiakan ibunya. Dari buku harian silam milik ibunya, Sophie mengetahui ada tiga teman kencan ibunya, yakni Bill (Skarsgård), Sam (Brosnan), dan Harry (Firth) yang salah satunya adalah ayah kandungnya. Tanpa sepengetahuan ibunya, Sophie memutuskan untuk mengundang ketiganya sekaligus ke acara pernikahannya.

Musik jelas menjadi keunggulan utama Mamma Mia! terutama bagi fans ABBA. Film ini layaknya memutar album (kaset/CD) ABBA Greatest Hits sejak menit pertama hingga akhir. Setiap lagu dilantunkan pada hampir tiap adegan nyaris tanpa henti (sekitar 70% dari durasi filmnya). Tembang-tembang populer seperti Honey-Honey, Mamma Mia, dan Dancing Queen mengalun begitu manis dan ringan, menggoda kita untuk ikut menyanyi dan berdansa. Nyaris semua lagu menggunakan lirik aslinya yang disesuaikan dengan pas dalam konteks tiap adegannya. Hampir semua lagu yang dilantunkan juga berfungsi sebagai dialog yang juga merupakan bagian dari alur cerita filmnya. Coba saja simak tembang-tembang Chiquitita, SOS, dan The Winner Takes it All dimana karakter-karakternya berdialog langsung dengan lagu-lagu ini.

Baca Juga  Clash of the Titans

Siapa sangka aktor-aktris bertalenta tinggi seperti Streep, Brosnan, Firth serta lainnya ternyata bisa pula menyanyi. Suara mereka memang tidak istimewa namun lebih dari cukup untuk membawakan lagu-lagunya dengan pas. Pujian tinggi patut dialamatkan Meryl Streep yang membuktikan dirinya sebagai aktris multi talenta sekaligus “woman of the macth” dalam film ini. Di usianya yang telah uzur ia mampu bernyanyi dan berdansa begitu energik. Simak saja ketika ia melantunkan Mamma Mia, serta The Winner Takes it All yang dilantunkannya dengan penuh emosi. Satu lagi pemain yang menarik perhatian adalah aktris muda, Amanda Seyfried yang sepertinya memang benar-benar bisa menyanyi. Jangan buru-buru meninggalkan bioskop karena anda rugi tidak bisa mendengar suara merdu Seyfried melantunkan Thank You For The Music dalam ending credits.

Mamma Mia! merupakan perpaduan apik antara musikal, komedi, serta roman yang menyajikan sebuah tontonan yang sangat menghibur bagi segala usia. Para penonton remaja yang masih asing dengan musiknya, rasanya juga akan mudah larut karena lagu-lagu ABBA yang mudah diakrabi telinga. Para pemainnya saja tampak begitu menikmati peran mereka mengapa pula kita tidak? Jangan heran jika sewaktu menonton film ini banyak penonton yang akan ikut bernyanyi bahkan berdansa.

WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
Overall
80 %
Artikel SebelumnyaBangkok Dangerous
Artikel BerikutnyaLaskar Pelangi
Himawan Pratista
Hobi menonton film sejak kecil dan mendalami teori dan sejarah film secara otodidak setelah lulus dari Jurusan Arsitektur. Ia mulai menulis artikel dan ulasan film sejak tahun 2006. Karena pengalamannya, penulis ditarik menjadi staf pengajar sebuah Akademi Televisi dan Film swasta di Yogyakarta untuk mengampu mata kuliah Sejarah Film, Pengantar Seni Film, dan Teori Film sejak tahun 2003 hingga kini. Buku karya debutnya adalah Memahami Film (2008) yang memilah seni film secara naratif dan sinematik. Buku keduanya, Memahami Film - Edisi Kedua (2017) kini sudah terbit.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.