Munafik (2016)

98 min|Horror, Mystery, Thriller|25 Feb 2016
6.6Rating: 6.6 / 10 from 1,080 usersMetascore: N/A
Adam is a Muslim medical practitioner who is unable to accept the fact that his wife is no longer in this world. Later on, he agrees to treat a depressed woman named Maria but strange and unsettling things start to happen.

Film horor terlaris produksi Malaysia tahun ini, Munafik, mencoba menembus pasar Indonesia. Bekerja sama dengan MD Pictures dalam distribusinya, sang sutradara muda, Syamsul Yusof berharap dapat merangkul penonton di Indonesia. Film horor di negara kita memang bukan sesuatu yang asing, karena pasar perfilman Indonesia masih didominasi dengan film horor, drama, dan roman. Dibutuhkan suatu variasi baru untuk menciptakan kualitas yang lebih baik. Dengan bujet minim di antara film-film bioskop lain, Munafik, datang dengan ide segar yang menarik.

Cerita dimulai dengan musibah kecelakaan mobil yang dialami oleh Adam hingga kehilangan istrinya tercinta. Adam adalah Ustadz andalan di kampungnya, tapi kesedihan membuatnya tenggelam dalam keraguan akan imannya sendiri. Tetapi keluarga dan teman-teman berusaha memulihkan Adam dengan mendorongnya untuk menolong orang lain seperti dulu. Adam akhirnya bersedia membantu seorang gadis depresi bernama Maria, dan di tengah kegalauan hati, imannya diuji lebih jauh dan lebih ekstrim.

Cerita tentang kerasukan sudah lazim, tetapi bagaimana membungkus cerita mistis, religi, dan idealisme sinematik membuat film ini punya nilai lebih yang tidak pasaran. Kisah ini mengingatkan penulis pada film Constantine, yang dibintangi Keanu Reeves, kisah Munafik nyaris membuatnya seperti Constantine versi Asia. Alur ceritanya mampu membuat penonton terbuai hingga seakan tertipu pada adegan nyata dan mimpi. Tensi cerita semakin memukau sampai bagian akhir, hingga terasa tak hanya sekedar menjual seram.

Baca Juga  No Other Woman, Menjual Glamor dan Sensualitas

Berperan sebagai sutradara dan aktor sekaligus tentu bukan hal yang mudah, tapi Syamsul Yusof mampu membuktikan kualitasnya sebagai sutradara muda berbakat di Malaysia. Sambil membagi akting sebagai tokoh utama, ia juga menciptakan shot-shot sinematik yang tidak biasa pada film-film Asia. Dengan gambar yang tak sekedar mencari aman dan mapan, ia bereksperimen dengan idealisme sinematik film klasik dan gaya independen sekaligus. Film bergenre horor di Asia dengan kualitas yang mampu diperhitungkan dunia internasional sedang marak akhir-akhir ini, bisa jadi ini menandakan kebangkitan baru pada sinema Asia.

WATCH TRAILER

Artikel SebelumnyaAda Cinta di SMA
Artikel BerikutnyaInferno
Lahir dan besar di Kalimantan Barat, merupakan seorang aktivis demokrasi. Tahun 2015 hijrah ke Yogyakarta untuk menekuni ilmu film di sebuah perguruan tinggi swasta. Selain kuliah, menulis dan menggambar animasi menjadi rutinitas pilihannya.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.