Orang Kaya Baru (2019)
96 min|Comedy, Drama|24 Jan 2019
Rating: Metascore: N/A
The story of sudden getting rich experienced by a family: Mother, Father and their three children, Tika, Duta, and Dodi. This family always lives their daily hard lives. When the father ...

Orang Kaya Baru merupakan film drama komedi yang disutradarai oleh Ody C Harahap yang sebelumnya pernah sukses menyutradarai beberapa film populer seperti Siap Gan! (2018), Sweet 20 (2017), Me vs Mom (2016), dan Skakmat (2015). Skenario film ini ditulis oleh sineas kondang, Joko Anwar. Film ini merupakan hasil kerja sama antara Screenplay Films dengan Legacy Pictures yang rilis pada tanggal 24 Januari 2019. Beberapa bintang ternama, Raline Shah, Cut Mini, Lukman Sardi, Derby Romero, dan Fatih Unru turut bermain dalam film ini.

Berkisah tentang sebuah keluarga yang terhimpit masalah ekonomi dan serba kekurangan. Mereka hidup di rumah sederhana yang terletak di pemukiman padat dan bising. Meski begitu, mereka hidup harmonis dan hangat. Mereka juga dikucilkan dari lingkungan karena status ekonomi mereka. Di tengah masalah hidup yang menerpa, sang ayah (Lukman Sardi) meninggal dunia secara mendadak. Duka mendalam dirasakan oleh mereka. Namun, tak disangka setelah kepergian sang ayah, mereka malah mendapatkan rezeki yang luar biasa.

Film ini sukses mengemas kisah komedinya dengan wajar dan tak dibuat-buat. Nyaris seluruh unsur komedi yang disuguhkan berhasil memancing gelak tawa penonton. Gelagat ini sudah terlihat sejak rilis trailer-nya. Kolaborasi Ody C Harahap bersama Joko Anwar berhasil menyuguhkan film keluarga yang jenaka dan penuh pesan moral dengan selipan satir di beberapa bagian. Kualitas akting pemain sudah diperankan dengan sangat baik pula, khususnya Cut Mini. Sang aktris sukses membawakan peran sebagai ibu yang cerewet dan penuh dengan euforia ketika mereka kaya mendadak.

Baca Juga  Raja, Ratu dan Rahasia

Namun, di luar sisi komedinya, sayangnya justru konflik yang dibangun setelah mereka kaya mendadak terkesan nanggung. Seakan sutradara tak berani mengambil resiko dan tak rela mereka mendapat ujian yang lebih berat, meski perilaku mereka tak bisa mengontrol diri. Potensi konflik yang muncul dapat dieksplor lebih dalam lagi. Hal ini terlihat pada bagian seperempat akhir cerita, terasa kurang greget karena masalah yang dihadapi tiap tokohnya terkesan biasa saja dan mudah ditebak. Ending yang dihadirkan juga seakan dipaksakan walaupun pesan yang ingin disampaikan mudah kita terima.

Dari segi teknis, film ini sudah terlihat mapan walaupun pada beberapa bagian masih banyak kelemahan. Secara keseluruhan, filmnya dapat dinikmati dan menghibur, baik dari segi visual maupun penceritaan. Film ini cocok ditonton keluarga dan rasanya bisa mewakili impian semua orang. Siapa yang tak mau kaya mendadak? Di balik ini semua, terdapat pesan moral yang mendalam yang disampaikan di film ini. Sebanyak apapun uang tetap saja tak mampu membeli kebahagiaan, dan keluarga adalah sumber kebahagiaan sejati sekalipun kita hidup dengan sederhana.

Agustin Primastuti

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini