Boleh jadi, hingga kini film pendek 05:55 (2014) adalah film produksi Montase Productions yang paling sukses di ajang festival. Film ini menyajikan sebuah tontonan unik dengan cara bertutur yang tak lazim. Filmnya tanpa dialog pula, dan ini menjadi satu alasan mengapa dengan kekuatan bahasa visualnya, film ini diganjar banyak penghargaan internasional, seperti di AS dan Iran, serta festival lokal, belum terhitung pula lolos seleksi di belasan festival film di luar negeri. Sayangnya, satu festival internasional bergengsi, luput dari seleksi hanya karena filmnya sudah di-upload ke publik oleh satu platform festival. Hal ini memang banyak memberi pengalaman baru buat kami. Kami menyadari betul bahwa distribusi film ke festival ternyata memang butuh biaya besar (lebih besar dari bujet filmnya), sekalipun banyak festival film yang tidak memungut biaya untuk submisinya.

Apa sebenarnya kekuatan film 05:55? Tentu banyak orang awam, melihat ini sebagai tontonan yang aneh karena seolah tanpa struktur cerita dan warnanya hitam putih pula. Film ini secara sederhana menyajikan keseharian warga di pagi hari, beberapa menit sebelum gempa besar yang melanda wilayah Jogja pada tahun 2006 silam. Film ini diakhiri dengan suara gempa bergemuruh yang begitu menakutkan, yang sama durasinya dengan durasi gempa aslinya, yakni sekitar 1 menit. Jika 05:55 dianggap film dokumenter, jelas bukan. Film fiksi jelas masih kabur, atau film eksperimental? Lalu apa? Semua ini tentu bukan masalah. Mau dibilang kombinasi ketiganya pun bisa. Film ini bisa dikategorikan sebagai jenis film apa pun, namun yang terpenting adalah film ini menawarkan sesuatu yang baru secara estetik.

Ide film ini datang karena kami sejak awal ingin membuat film pendek dengan pendekatan yang tak lazim dengan biaya yang relatif rendah. Konsep filmnya sejak awal sudah kita dapat dengan menyajikan satu proses menjelang momen besar melalui gambar tanpa dialog. Ketika akhirnya kami sepakat dengan latar momen gempa Jogja, satu rekan kami, Tiara Kristingtyas adalah seorang yang tepat untuk mengarahkan film ini karena pengalaman personalnya dengan peristiwa ini. Awalnya pun, sewaktu produksi, kami belum begitu yakin dengan hasil jadi filmnya karena kami menganggap filmnya bakal terlalu datar. Namun, ketika sampai di meja editing, semua menjadi lebih terang karena rupanya editor mampu memilih dan memilah gambar-gambar yang diambil untuk membangun intensitas dramatik alur “kisah”nya. Berbekal kekuatan sinematografi serta penyusunan gambarnya dengan kombinasi eksplorasi transisi gambar dan suara, film ini ternyata jauh dari kata membosankan dan bahkan mampu memberi rasa penasaran.

Baca Juga  Ziarah dan Bioskop Alternatif

Beruntung, kami memiliki rekan pemusik brilian, Anton Asmonodento yang mahir memainkan musik klasik dengan instrumen gitar. Ilustrasi musiknya sungguh menyayat hati dan sangat sempurna berpadu dengan gambar-gambar dokumentasi gempa yang disajikan sehingga menjadikan filmnya terasa kuat. Sungguh kebetulan pula, rekan pemusik kami ini, memiliki gambar-gambar dokumentasi gempa yang ia ambil sendiri pasca peristiwa gempa. Foto-foto hasil jeptretannya sungguh luar biasa dan sangat jeli menangkap sisi humanis para korban. Film ini bisa jadi tanpa ruh jika tak ada foto-foto ini.

05:55 adalah satu bukti bahwa dengan kekuatan visual dan audio-nya serta bujet dan alat produksi yang minim, ternyata mampu menghasilkan sesuatu yang istimewa. Kekuatan dan eksplorasi medium film amat terasa sekalipun hanya berbekal ide yang sangat sederhana. Semua orang jelas bisa membuat film ini, namun tentu tidak semua orang bisa mendapatkan ide segar seperti ini. Film ini juga sekaligus menjadi pembuktian bahwa medium film masih bisa dieksplorasi secara kreatif dengan berbagai macam cara. Bagi kami, film luar biasa ini adalah hasil kerja keras karena pengalaman menonton film serta passion yang mendalam pada medium ini, dan tentu saja sedikit keberuntungan. Bersama artikel ini pula, kami secara resmi mem-publish salah satu film terbaik produksi Montase Productions agar bisa dinikmati banyak orang dan mampu menginsprasi para sineas film pendek lainnya untuk berkarya lebih baik. Silahkan menikmati.

Info lengkap tentang film 05:55 dapat dibaca pada link di bawah ini:

https://montase.org/0555-2/

PENILAIAN KAMI
Overall
100 %
Artikel SebelumnyaJoker
Artikel BerikutnyaBebas
Redaksi Montase
memberikan ulasan serta artikel tentang film yang sifatnya ringan, informatif, mendidik, dan mencerahkan. Kupasan film yang kami tawarkan lebih menekankan pada aspek cerita serta pendekatan sinematik yang ditawarkan sebuah film.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.