Episode dated 3 May 2008 (2008)
N/A|Music|03 May 2008
Rating: Metascore: N/A
N/A

Black Box adalah film horor-fiksi ilmiah yang digarap oleh Emanuel Osei-Kuffour. Film ini merupakan bagian dari seri kompilasi horor produksi Blumhouse Productions untuk platform Prime Video (Amazon). Film ini dibintangi oleh aktor Mamoudou Athie serta aktris televisi senior, Phylicia Rashad. Filmnya yang menyajikan tema alam bawah sadar manusia memang sudah terlalu jamak, namun Black Box menawarkan premis yang unik.

Nolan mengalami kecelakaan serius bersama istrinya. Sang istri meninggal sementara ia sendiri mengalami amnesia di mana ia tidak mampu mengenali putrinya sendiri. Lama berselang, Nolan masih saja merasa asing di kehidupan lamanya. Dokter senior di RS-nya, Dr. Brooks menawarkan satu pengobatan alternatif modern yang konon mampu membuka memori otak yang telah hilang. Dalam sesi terapi, Nolan masuk ke dalam alam bawah sadarnya dan menemukan realita yang berbeda, serta harus berhadapan dengan satu entiti yang terus mengikutinya.

Boleh jadi kisahnya merupakan variasi dari beberapa film fiksi ilmiah populer, macam The Cell, The Matrix, Inception, atau film horor-thriller seperti Get Out. Konsep pengambilalihan pikiran juga sering kali kita temui dalam film horor supernatural yang mengambil istilah berbeda, yakni kerasukan. Black Box membuka kisahnya dengan baik serta mampu membuat rasa penasaran kita semakin tinggi hingga klimaks filmnya. Selain plotnya yang menarik, kombinasi genre fiksi ilmiah dan horor juga mampu disajikan berimbang, walau rasanya jump scare-nya masih terlalu “soft” untuk penikmat genrenya. Problem filmnya hanyalah dari sisi pengadeganan yang disajikan secara biasa. Jika saja bujet filmnya lebih besar, tentu visualisasi bisa lebih memukau.

Baca Juga  Spiderhead

Black Box adalah film horor-fiksi ilmiah dengan premis menarik dan plot yang intens, sayangnya eksekusinya merupakan varian dari banyak film bertema sejenis yang lebih superior. Tema alam bawah sadar memang masih mampu dieksplorasi lebih jauh lagi oleh para pembuat film dengan variasi dan kombinasi genre yang beragam. Walau beda kelas dengan film-film laris produksi Jason Blum lainnya, namun untuk tontonan streaming, Black Box adalah film yang rasanya sayang untuk dilewatkan, khususnya untuk penikmat genre fiksi ilmiah dan horor.

Stay safe and Healthy!

1
2
PENILAIAN KAMI
Overall
70 %
Artikel SebelumnyaMonster Hunter
Artikel BerikutnyaNews of the World
A lifelong cinephile, he cultivated a deep interest in film from a young age. Following his architectural studies, he embarked on an independent exploration of film theory and history. His passion for cinema manifested in 2006 when he began writing articles and film reviews. This extensive experience subsequently led him to a teaching position at the esteemed Television and Film Academy in Yogyakarta. From 2003 to 2019, he enriched the minds of students by instructing them in Film History, Introduction to Film Art, and Film Theory. His scholarly pursuits extended beyond the classroom. In 2008, he published his seminal work, "Understanding Film," which delves into the core elements of film, both narrative and cinematic. The book's enduring value is evidenced by its second edition, released in 2018, which has become a cornerstone reference for film and communication academics across Indonesia. His contributions extend beyond his own authorship. He actively participated in the compilation of the Montase Film Bulletin Compilation Book Volumes 1-3 and "30 Best Selling Indonesian Films 2012-2018." Further solidifying his expertise, he authored both "Horror Film Book: From Caligari to Hereditary" (2023) and "Indonesian Horror Film: Rising from the Grave" (2023). His passion for film extends to the present day. He continues to provide insightful critiques of contemporary films on montasefilm.com, while actively participating in film production endeavors with the Montase Film Community. His own short films have garnered critical acclaim at numerous festivals, both domestically and internationally. Recognizing his exceptional talent, the 2022 Indonesian Film Festival shortlisted his writing for Best Film Criticism (Top 15). His dedication to the field continues, as he currently serves as a practitioner-lecturer for Film Criticism and Film Theory courses at the Yogyakarta Indonesian Institute of the Arts' Independent Practitioner Program.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.