Free Guy (2021)
115 min|Action, Adventure, Comedy|13 Aug 2021
7.1Rating: 7.1 / 10 from 427,443 usersMetascore: 62
When Guy, a bank teller, learns that he is a non-player character in a bloodthirsty, open-world video game, he goes on to become the hero of the story and takes the responsibility of saving the world.

Free Guy adalah film aksi fiksi ilmiah arahan Shawn Levy yang kita kenal dengan seri Night at the Museum. Film ini dibintangi aktor papan atas, Ryan Reynolds, Jodie Comer, Lil Rel Howery, serta sineas kawakan,Taika Waititi. Film berbujet lebih dari USD 100 juta ini seharusnya rilis tahun lalu dan baru dirilis bulan Agustus lalu. Film bertema video game memang sudah tak lagi baru, apa kini yang coba ditawarkan Free Guy?

Guy (Reynolds) adalah seorang pria biasa yang hidup dengan rutinitas hariannya sebagai seorang pegawai bank di kota bernama Free City. Aksi kriminal adalah hal biasa di kota ini dan warganya pun seolah sudah hidup berdampingan dengan kekerasan senjata. Suatu ketika, Guy merasa ada yang aneh dengan dirinya dan dunia di sekitarnya sejak ia bertemu dengan gadis cantik misterius bernama Millie aka Molotov Girl. Free City ternyata adalah sebuah video game online dan Guy adalah sebuah anomali atau glicth.

Dari ringkasan cerita di atas, aroma The Matrix sudah tercium kental. Memang beberapa ada kesamaan cerita, namun film ini juga mirip konsepnya dengan beberapa film video game lain, sebut saja Ready Player One hingga Tron Legacy. Satu hal yang membedakan hanyalah sang protagonis adalah digital alias tidak eksis. Inti cerita juga ternyata tidak mengarah ke sesuatu yang lebih dalam atau tema eksistensialisme layaknya The Matrix. Dengan segala kerumitannya, film ini hanyalah sebuah kisah cinta yang manis dan sederhana.

Baca Juga  Harry Potter and The Deathly Hallows: Part 1

Premis menarik dengan dominasi efek visual, Free Guy mendapat komparasi hebat dari film sejenis yang lebih superior. Film ini memang tidak hingar bingar seperti Ready Player One, namun sisi komedinya lebih dari cukup untuk menghibur kita. Film ini memang bisa mengarah ke satu tema yang lebih dalam, namun realitanya tidak. Setidaknya, film ini mencoba mengajarkan pada kita untuk tidak terjebak pada mimpi/fantasi namun kenyataan. Guy yang seorang Non Player Character (NPC) saja ingin bebas, mengapa kita tidak?

1
2
PENILAIAN KAMI
Overall
60 %
Artikel SebelumnyaShang-Chi and the Legend of the Ten Rings
Artikel BerikutnyaSarat Nilai Filosofis, Pemenang FFWI Dianugerahi Piala Gunungan
His hobby has been watching films since childhood, and he studied film theory and history autodidactically after graduating from architectural studies. He started writing articles and reviewing films in 2006. Due to his experience, the author was drawn to become a teaching staff at the private Television and Film Academy in Yogyakarta, where he taught Film History, Introduction to Film Art, and Film Theory from 2003 to 2019. His debut film book, "Understanding Film," was published in 2008, which divides film art into narrative and cinematic elements. The second edition of the book, "Understanding Film," was published in 2018. This book has become a favorite reference for film and communication academics throughout Indonesia. He was also involved in writing the Montase Film Bulletin Compilation Book Vol. 1-3 and "30 Best Selling Indonesian Films 2012-2018." Additionally, he authored the "Horror Film Book: From Caligari to Hereditary" (2023) and "Indonesian Horror Film: Rising from the Grave" (2023). Until now, he continues to write reviews of the latest films at montasefilm.com and is actively involved in all film productions at the Montase Film Community. His short films have received high appreciation at many festivals, both local and international. Recently, his writing was included in the shortlist (top 15) of Best Film Criticism at the 2022 Indonesian Film Festival. From 2022 until now, he has also been a practitioner-lecturer for the Film Criticism and Film Theory courses at the Yogyakarta Indonesian Institute of the Arts in the Independent Practitioner Program.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.