Greenland (2020)
119 min|Action, Thriller|18 Dec 2020
6.5Rating: 6.5 / 10 from 5,757 usersMetascore: N/A
A family struggles for survival in the face of a cataclysmic natural disaster.

Greenland adalah film aksi bencana garapan Ric Roman Waugh. Ini adalah kali kedua, Ric berkolaborasi bersama aktor laga Gerard Butler setelah Angel Has Fallen tahun lalu. Selain Butler, film ini juga dibintangi oleh Morena Baccarin, Roger Dale Floyd, serta aktor gaek Scott Glenn. Greenland berbujet U$ 35 juta yang tergolong kecil untuk genrenya. Setelah beberapa kali tema meteor/komet jatuh ke bumi diproduksi, sebut saja Meteor, Deep Impact, hingga Armageddon, apa yang ditawarkan kini oleh Greenland?

Alkisah diperkirakan serangkaian komet akan jatuh ke bumi berupa serpihan kecil hingga satu serpihan besar yang bakal membawa bencana besar bagi umat manusia. John bersama istri dan putranya, Allison dan Nathan, terpilih pemerintah untuk masuk ke dalam bunker rahasia di wilayah utara bumi. Kisah filmnya secara sederhana menyajikan bagaimana upaya perjuangan mereka ke lokasi tersebut.

Plotnya berjalan gamblang dan sederhana yang berjalan tanpa henti sejak awal hingga akhir. Ketegangan bermula ketika rencana yang ditetapkan beralih mendadak dan aksi berlangsung intens hingga akhir filmnya. Untuk skala kisahnya yang global dan bujet yang tergolong kecil, film ini secara mengesankan menampilkan adegan-adegan aksi kolosal tanpa mengumbar banyak efek visual. Fokus bukan pada bencana, namun pada tiga tokoh utamanya. Tak ada para jagoan di angkasa sana yang berupaya menghancurkan kometnya. Secara keseluruhan, tak banyak kejutan berarti dan plotnya sudah terlalu jamak untuk genrenya, sekalipun mampu menyajikan ketegangan intens dalam beberapa momennya.

Baca Juga  Mile 22

Greenland menggunakan format baku bencana dengan kisah yang teramat familiar untuk genrenya, namun cukup mengesankan untuk bujetnya yang kecil. Inti filmnya hanyalah survival. Sisi manusiawi terasa kental dalam film ini di tengah kepanikan luar biasa dan bahaya yang mengancam. Manusia bisa berubah menjadi layaknya binatang dalam situasi macam ini, namun juga sisi kebaikan tak akan pernah sirna. Seperti dalam Greenland, bencana pandemi seperti yang kita rasakan sekarang membuat kita merenung lebih jauh, menjadi refleksi, apa yang sudah kita lakukan dalam hidup dan sesama yang sepadan untuk diingat? Manusia hanyalah sebuah serpihan kecil dibandingkan komet yang dulu pernah memusnahkan sebagian besar kehidupan di bumi.

Stay safe and Healthy!

 

1
2
PENILAIAN KAMI
Overall
60 %
Artikel SebelumnyaCome Play
Artikel BerikutnyaDi Bawah Umur
Himawan Pratista
His hobbies are watching films since he was a child and exploring the theory and history of film self-taught after graduating from an architectural study. He began writing articles and film reviews from 2006. Because of his experience, the writer was drawn into the teaching staff of a private Television and Film Academy in Yogyakarta to teach Film History, Introduction to Film Art, and Film Theory from 2003 to 2019. His debut book is Memahami Film (Understanding Films/2008) which separates film art as narrative and cinematic. His second book, Memahami Film (Understanding Films - Second Edition/2017), has now been published. These two books are favourite references for film and communication academics throughout Indonesia. He was also fully involved in writing the Compilation Book of the Montage Film Bulletin Vol. 1-3 as well as 30 best-selling Indonesian films 2012-2018. Until now, he still writes film reviews and is actively involved in all film productions in the Montase Film Community. Full bio can be viewed on the montase.org site.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.