The Vault (2021)
118 min|Action, Thriller|26 Mar 2021
6.4Rating: 6.4 / 10 from 30,592 usersMetascore: 50
Follows a genius engineering graduate who is interested in the Bank of Spain's safe.

The Vault (Way Down) adalah film produksi Spanyol bertema aksi pencurian arahan Jaume Balaguero.  Balaguero kita tahu adalah sineas yang mengarahkan seri horor populer REC. Film berdurasi 118 menit ini dibintangi oleh beberapa bintang kenamaan, yakni Freddie Highmore, Sam Riley, Fred Cunningham, Astrid Nerges-Fresbir, serta Famke Jannsen.

Seorang pemuda dan insinyur jenius, Thom (Highmore) ditawari sebuah pekerjaan yang sangat menantang oleh seseorang bernama Walter. Walter dan timnya adalah seorang pencari harta karun yang temuan mereka dirampas oleh otoritas Spanyol. Temuan mereka yang begitu bernilai, kini ada di Bank Pusat Spanyol di dalam brankas tua yang berumur ratusan tahun. Walter berupaya mencuri benda yang seharusnya menjadi miliknya dengan menggunakan momen puncak Piala Dunia 2010. Thom mendapat bagian tugas untuk mencari cara masuk ke dalam brankas yang menggunakan mekanisme pengamanan klasik tanpa peralatan modern sedikit pun.

Di luar dugaan, film ini ternyata jauh lebih menarik dari ekspektasi sebelum menonton. Film macam ini bisa jadi sudah ratusan jumlahnya, namun tak banyak yang sukses, terkecuali seri Ocean Eleven, Entrapment, Fast Five, hingga Italian Job. Salah satu keunikannya, The Vault mampu mengkombinasi aksi pencurian yang begitu intelek dan detil dengan momen Piala Dunia. Wow, entah bagaimana mereka membuat kerumunan massa Piala Dunia di luar sana dengan begitu otentik seperti terjadi sungguhan. Saya tentu menduga menggunakan footage lama.

Baca Juga  Blue Beetle

Momen dan instensitas ketegangan yang ada di luar sana, juga mewakili momen aksi yang terjadi di dalam bank hingga segmen klimaks. Tak sulit diantisipasi hasil akhirnya, namun dijamin, proses aksinya yang begitu intens akan membuatmu tak akan berpikir ke arah sana. Ancaman terasa begitu nyata. Kita semua tahu bakal ada kejutan tapi kamu tak akan bakal menyangka kejutan macam apa yang akan terjadi. Naskahnya begitu cerdik dan rinci tanpa ada yang luput sedikit pun.

Sang sineas yang memang sudah berpengalaman dengan aksi ketegangan mampu mengemasnya dengan sangat baik. Teknik editing memang menjadi kunci keberhasilan film ini dalam membangun aksi-aksi intensnya. Berbekal pula setting yang unik dan megah, baik indoor maupun outdoor, membuat semua adegan yang tersaji tampak begitu meyakinkan. Semua ini tentu didukung oleh deretan kastingnya yang bermain sangat apik, baik pihak protagonis maupun antagonis (pihak bank).

Dari lusinan film “heist” bertema sejenis, The Vault adalah salah satu yang paling menghibur serta mampu memberikan ketegangan otentik untuk subgenrenya. Tak disangka, tema ini masih mampu dieksplor dengan begitu efektif tanpa perlu efek CGI canggih dan bintang-bintang besar. Sejauh ini The Vault adalah tontonan aksi paling memuaskan mengawali tahun 2021 di tengah situasi yang masih saja jauh dari normal, penuh dengan rasa was-was dan melelahkan. The Vault bakal membuat kamu melupakan ini untuk sementara waktu.

Stay safe and Healthy!

 

1
2
PENILAIAN KAMI
Overall
80 %
Artikel SebelumnyaZack’s Snyder Justice League
Artikel BerikutnyaSabar ini Ujian
His hobby has been watching films since childhood, and he studied film theory and history autodidactically after graduating from architectural studies. He started writing articles and reviewing films in 2006. Due to his experience, the author was drawn to become a teaching staff at the private Television and Film Academy in Yogyakarta, where he taught Film History, Introduction to Film Art, and Film Theory from 2003 to 2019. His debut film book, "Understanding Film," was published in 2008, which divides film art into narrative and cinematic elements. The second edition of the book, "Understanding Film," was published in 2018. This book has become a favorite reference for film and communication academics throughout Indonesia. He was also involved in writing the Montase Film Bulletin Compilation Book Vol. 1-3 and "30 Best Selling Indonesian Films 2012-2018." Additionally, he authored the "Horror Film Book: From Caligari to Hereditary" (2023) and "Indonesian Horror Film: Rising from the Grave" (2023). Until now, he continues to write reviews of the latest films at montasefilm.com and is actively involved in all film productions at the Montase Film Community. His short films have received high appreciation at many festivals, both local and international. Recently, his writing was included in the shortlist (top 15) of Best Film Criticism at the 2022 Indonesian Film Festival. From 2022 until now, he has also been a practitioner-lecturer for the Film Criticism and Film Theory courses at the Yogyakarta Indonesian Institute of the Arts in the Independent Practitioner Program.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.