Film Tengkorak mengadakan test screening pada 28 Desember 2016 di CGV Blitz Sahid J-Walk. Film fiksi ilmiah ini belum selesai digarap dan meminta masukan serta kritik dari para penonton. Acara ini menarik animo para pecinta film hingga hampir seluruh kursi penonton di satu studio penuh terisi. Meskipun para undangan harus menunggu lebih dari satu jam hingga film dimulai, tampak para penonton sangat antusias menyaksikan film garapan Yusron Fuadi ini. Film Tengkorak merupakan film panjang perdana dari sineas.

Film berkisah tentang penemuan tengkorak di Yogyakarta. Penemuan tengkorak berukuran raksasa ini kemudian ini melibatkan banyak pihak seperti BPBT, CIA, PBB, dan pihak pemerintah Indonesia. Cerita berfokus pada usaha Yos untuk menyelamatkan Ani yang terkait dengan penemuan tengkorak tersebut. Film yang digadang sebagai film fiksi ilmiah pertama di Indonesia ini lebih banyak menampilkan unsur-unsur komedi dibanding unsur fiksi ilmiah.

Setelah test screening pada 28 Desember 2016, masih ada 2 jadwal screening selanjutnya, yaitu 11 Januari 2017 dan 25 Januari 2017. Untuk mendapatkan tiket film ini harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Semoga masukan dari para penonton bisa memberikan pengaruh positif sehingga film yang dihasilkan dapat maksimal menghibur masyarakat dan bermanfaat bagi kita semua. Keberanian untuk memproduksi film fiksi ilmiah patut mendapatkan apresiasi walaupun Tengkorak rasanya masih membutuhkan banyak masukan dan kritik dari berbagai pihak untuk menjadi film berkualitas dan membanggakan perfilman Indonesia.

Artikel SebelumnyaAktris “Putri Leia” Meninggal di Usia 60 tahun.
Artikel BerikutnyaMy Annoying Brother
Menonton film sebagai sumber semangat dan hiburan. Mendalami ilmu sosial dan politik dan tertarik pada isu perempuan serta hak asasi manusia. Saat ini telah menyelesaikan studi magisternya dan menjadi akademisi ilmu komunikasi di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.