The Last Airbender (2010)
103 min|Action, Adventure, Family|01 Jul 2010
4.0Rating: 4.0 / 10 from 175,068 usersMetascore: 20
Aang, a young successor to a long line of Avatars, must master all four elements and stop the Fire Nation from enslaving the Water Tribes and the Earth Kingdom.

Aang (Ringer) adalah seorang Avatar dari suku udara berusia 12 tahun namun memiliki takdir untuk menyelamatkan dunia dari kekejaman suku api dengan menguasai empat elemen yakni, udara, air, tanah, dan api. Bersama dua kakak beradik, Katara (Peltz) dan Sokka (Rathbone), Aang mengembara mencari seorang guru yang bisa mengajarinya menguasai tiap elemen. Tujuan pertama mereka adalah istana suku air di kutub utara. Sepanjang perjalanan mereka dikuntit oleh Zuko (Patel) yang bersumpah pada ayahnya untuk membawa sang Avatar ke suku api.

Tak ada kata lain untuk memberi komentar film ini selain kegagalan total. Sebuah pencapaian yang sangat sangat menyedihkan untuk sineas sekelas Shyamalan yang pernah memproduksi film-film berkualitas macam, The Sixth Sense dan Signs. Semua aspek dalam film ini sangatlah menyedihkan. Shyamalan yang juga menulis naskahnya tidak mampu mentranformasikan seri animasinya ke layar lebar. Seri animasinya yang memiliki kisah sederhana dan jelas justru dibuat membingungkan dan serba tergesa-gesa. Alur plotnya yang sangat lemah disempurnakan oleh dialog-dialog buruk, seperti laiknya ditulis penulis naskah amatir. Melihat akting para pemain yang menyedihkan plus dialog-dialog buruk membuat seringkali penulis tertawa kecil seperti menonton suguhan teater yang dilakonkan anak-anak SD.

Kegagalan The Last Air Bender membuktikan memang tidak mudah mentranformasi film animasi ke film live action. Dragon Evolution tahun lalu juga bernasib sama. Apa artinya setting yang megah serta efek visual yang mahal jika tidak didukung cerita yang layak, semuanya jadi tampak serba artifisial. Seri animasi The Last Air Bender sebenarnya memiliki kisah yang sarat dengan pesan-pesan universal yang relevan dengan masalah umat manusia masa kini yang makin luntur nuraninya. Sayang versi filmnya tak mampu memperlihatkan ini semua dengan semestinya. Dalam konteks pencapaian bahasa film untuk sineas sekelas Shyamalan serta bujet produksi sebesar ini, film ini bisa dibilang adalah film terburuk yang pernah diproduksi Hollywood sejauh ini. We can say goodbye to Mr. Shyamalan..

PENILAIAN KAMI
Artikel SebelumnyaSalt, Spionase Non Stop Aksi
Artikel BerikutnyaElemen Lain itu Bernama Imaji
His hobby has been watching films since childhood, and he studied film theory and history autodidactically after graduating from architectural studies. He started writing articles and reviewing films in 2006. Due to his experience, the author was drawn to become a teaching staff at the private Television and Film Academy in Yogyakarta, where he taught Film History, Introduction to Film Art, and Film Theory from 2003 to 2019. His debut film book, "Understanding Film," was published in 2008, which divides film art into narrative and cinematic elements. The second edition of the book, "Understanding Film," was published in 2018. This book has become a favorite reference for film and communication academics throughout Indonesia. He was also involved in writing the Montase Film Bulletin Compilation Book Vol. 1-3 and "30 Best Selling Indonesian Films 2012-2018." Additionally, he authored the "Horror Film Book: From Caligari to Hereditary" (2023) and "Indonesian Horror Film: Rising from the Grave" (2023). Until now, he continues to write reviews of the latest films at montasefilm.com and is actively involved in all film productions at the Montase Film Community. His short films have received high appreciation at many festivals, both local and international. Recently, his writing was included in the shortlist (top 15) of Best Film Criticism at the 2022 Indonesian Film Festival. From 2022 until now, he has also been a practitioner-lecturer for the Film Criticism and Film Theory courses at the Yogyakarta Indonesian Institute of the Arts in the Independent Practitioner Program.

1 TANGGAPAN

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.