Seumur hidupnya, Amalia tumbuh dengan anggapan ayahnya bahwa hidup yang sempurna adalah dengan mencapai prestasi-prestasi yang terlihat. Nilai sekolah baik menjadi patokan utama untuk sukses dalam hidup. Ia pun ingin menerapkan hal yang sama pada keluarga kecilnya. Tapi anaknya semata wayang, Aqil, mulai membutuhkan penanganan serius. Aqil menderita Disleksia, prestasi sekolahnya hancur. Atas desakan sang ayah dan kebutuhan kariernya, Amalia membawa Aqil ke berbagai dokter serta terapis untuk mengobati Aqil. Di tengah kesibukan kerja, Amalia akhirnya memutuskan untuk membawa Aqil pada pengobatan alternatif di Jawa Tengah. Petualangan keduanya kemudian membuka satu per satu masalah baru dan solusi yang mengubah hidup mereka.

Awalnya kisah nyata pengalaman Amalia Prabowo ditulis dalam buku yang berjudul sama, Wonderful Life. Selain buku, Amalia Prabowo juga menjadi penggerak sosial untuk kepedulian atas Disleksia. Film dengan judul yang sama kemudian mencoba untuk menggambarkan makna wonderful life dalam arti sesungguhnya. Lazimnya, film-film berdasarkan suatu buku atau novel, sulit untuk disajikan dengan tepat dalam film, karena banyak detail pada buku yang harus dipilih untuk divisualisasikan.  Tapi film ini menunjukkan bahwa kisah yang panjang dapat dirangkum dengan naskah berisi alur dan adegan yang tepat. Konflik batin para tokoh digambarkan dengan situasi yang bisa dipahami dengan tepat dan gamblang tanpa berlebihan.

Tanpa keraguan, akting Atiqah Hasiholan mampu mengantarkan makna dan tujuan cerita film tersebut, sesuai ideal bahwa aktor/aktris yang baik adalah sosok yang mampu mengantarkan makna serta pesan dari suatu film secara jelas. Hingga kekurangan lain film ini bisa tertutupi oleh kualitas akting tersebut. Kekurangan film ini hanya pada bagian gambar/shot. Pada adegan-adegan dialog tokoh, banyak shot yang terlalu padat. Aktor/aktris terlihat penuh dalam bingkai layar hingga terasa seperti menonton sinetron, padahal untuk konsumsi layar lebar, jarak bingkai (framing) sangat diperlukan. Pada tata lampu juga terasa kurang baik, pusat layar terlihat sekali ada titik cerah tunggal yang memfokuskan wajah sang aktris harus terlihat cerah sedangkan yang lain gelap. Untungnya ada gambaran pemandangan alam Jawa Tengah dan kota Jakarta diambil dengan baik untuk menyegarkan mata.

Baca Juga  Sewu Dino

WATCH TRAILER

Artikel SebelumnyaThe Accountant
Artikel BerikutnyaJack Reacher: Never Go Back
Lahir dan besar di Kalimantan Barat, merupakan seorang aktivis demokrasi. Tahun 2015 hijrah ke Yogyakarta untuk menekuni ilmu film di sebuah perguruan tinggi swasta. Selain kuliah, menulis dan menggambar animasi menjadi rutinitas pilihannya.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.