Pulau Onrust: Antara Romantisasi dan Ketimpangan
PULAU ONRUST: ANTARA ROMANTISASI DAN KETIMPANGAN
Dua Hati, Satu Kerja Sepi
Saya baru saja menyelesaikan sebuah film pendek tentang kisah cinta dokter Soetomo dan istrinya, suster Everdina Broering. Sepanjang tulisan ini, jika saya menyebut nama Soetomo dengan awalan “dokter”, maka saya juga akan menyebut nama Everdina dengan awalan “suster”. Bukan karena romantika, bukan pula demi...
Makoto Shinkai: Animasi Pendek dan Rasa Sepi
Makoto Shinkai: Animasi Pendek dan Rasa Sepi
Samsara: Ketika Garin Bereksplorasi untuk Memberikan Pengalaman Sinematik yang Unik
Meski selintas ada kemiripan tema antara Samsara dan Setan Jawa, tetapi Samsara tetap memiliki daya tarik tersendiri. Film ini memberikan pengalaman sinematik yang unik baik secara format bioskop maupun format cine-concert.
Bayar Tiket Bioskop: Dari Tunai hingga Digital
Generasi muda masa kini, pasti tak akan ada yang percaya, jika terdapat masa di mana kita harus membeli tiket bioskop di masing-masing loket studionya. Jika misalnya, terdapat 8 studio dalam satu bioskop, maka akan ada 8 box tiket. Kita pun harus mengantri di box tiket studio yang memutar filmnya.
Tendangan, Pengkhianatan, dan Mimpi di Tengah Mafia: Alegori ‘Elang’ (2025) dalam Psiko-Politik Sepak Bola Nusantara
Elang (2025) berusaha membuka borok mafia bola Indonesia, namun alih-alih menyodorkan kritik sosial yang tajam, film ini justru terjebak dalam melodrama personal. Kritik ini membaca Elang sebagai alegori patah sayap Garuda di tengah luka panjang sepak bola nasional.





