24.1 C
Yogyakarta
22 Januari 2020

Doctor Sleep

Dengan dukungan talenta sang sineas dan para pemainnya, Doctor Sleep adalah film pemuas dahaga bagi penggemar berat Stanley Kubrick melalui segala tribute sinematiknya serta kombinasi brilian kisah klasik dan kekinian.

Terminator: Dark Fate

Repetitif dan sedikit menggugah nostalgia, seperti judulnya, Terminator: Dark Fate tidak lebih baik dari semua sekuel setelah T2, dan hanya menegaskan bahwa dua film pertamanya adalah satu fenomena dalam sejarah medium film.

Zombieland: Double Tap

Zombieland: Double Tap kehilangan ruh estetik dan selera humor seri pertamanya dengan plot dan humor yang memaksa, serta para pemainnya yang kini sudah terlalu tua untuk perannya.

Maleficent: Mistress of Evil

Maleficent: Mistress of Evil adalah sebuah sekuel formalitas tanpa kehangatan seperti seri pertamanya sekalipun pencapaian visualnya yang mengesankan.

Hustlers

Film unik bertema striptis yang secara estetik begitu indah dengan teknik editingnya (perpaduan dengan musik) serta performa apik para pemain utamanya, di-RUSAK oleh guntingan sensor dan “teknik” blur sepanjang film. Film ini sudah memiliki rating 21+. Untuk apa ditayangkan di teater jika masih saja disensor sedemikian hebat?

Gemini Man

Untuk standar sineas dan aktor sekelas Ang Lee dan Will Smith, Gemini Man adalah serasa film medioker dengan capaian naskah buruk dengan beberapa momen aksi dan CGI yang lumayan.
error: Content Is Protected, DON\'T COPY !!