Sinema Akhir Tahun (SAT) #8 telah sukses digelar selama tiga hari yakni pada tanggal 9-11 November 2023. SAT #8 kali ini diselenggarakan pada tiga venue berbeda, yaitu Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Gedung Pendopo, dan venue utama Teater Besar ISI Surakarta. Festival film tahunan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi (HIMAFISI) ISI Surakarta ini mengangkat tema “Utak Atik”. Diharapkan, SAT #8 dapat memantik semangat “Utak Atik” sebagai sebuah mentalitas penting menuju eksplorasi sudut pandang yang lebih luas. SAT #8 ini berhasil menggaet penonton sebanyak 1474 orang dan 334 penonton full house pada Layar Spesial.

“Sinema Akhir Tahun ke-8 yang digelar pada tahun 2023 ini diselenggarakan dengan ide konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tema yang diangkat dalam SAT #8 yaitu “Utak-atik”. Di mana kami, kerabat kerja sebagai penyelenggara melakukan aksi ‘mencoba-coba’ dalam merumuskan dan menyelenggarakan program. Pada tahun ini, SAT #8 juga menambah banyak program yang terbagi menjadi Fringe Event dan Main Event, yang dapat diikuti oleh penonton maupun peserta Koneksi (Forum Komunitas Film Mahasiswa –red), dan harapannya dapat menjadi wadah untuk mempelajari ilmu baru, proses tukar pikiran, berinteraksi, dan berfestival yang asyik dan seru serta meninggalkan kesan positif dari setiap kegiatan,” ungkap Festival Director SAT #8, Rayza Teguh Prastiyo.

Sinema Akhir Tahun ke-8 ini memiliki empat program pemutaran utama, yaitu Layar Sesawangan, Layar Cah ISI Solo, Layar Umum, dan Layar Spesial. Pada tahun ini, SAT #8 berkolaborasi dengan Show Me Shorts New Zealand Film Festival dan Toronto Reel Asian International Film Festival untuk memutarkan film fiksi pendek internasional. Tercatat lebih dari 200 film pendek dari seluruh Indonesia yang masuk pada Sinema Akhir Tahun melalui Open Submission.

Pada tahun ini, SAT menayangkan film panjang Abracadabra (2020) yang merupakan karya dari sutradara Faozan Rizal dan produser Ifa Isfansyah dalam program Layar Spesial. Film ini diproduksi oleh Fourcolours Films, HOOQ, dan Ideosource Entertainment, dengan dibintangi Reza Rahardian, Butet Kartaredjasa, dan Salvita Decorte. Layar spesial ini juga menghadirkan Akhmad Fesdi Anggoro, editor dari film Abracadabra dalam sesi diskusi.

Baca Juga  Kontroversi LGBT dalam Beauty and the Beast

Rangkaian acara SAT #8 bukan hanya berisi program pemutaran saja, melainkan pula menghadirkan banyak kegiatan lain, seperti KonekSinema, Pasar Akhir Tahun, Warung Film, Seminar Akhir Tahun, dan Hiburan Akhir Tahun. Terdapat 18 komunitas yang tergabung dalam KonekSinema dari berbagai daerah. SAT #8 juga berhasil menghadirkan Amer Bersaudara (Azzam Fi Rullah dan A’lzein Putra Merdeka) sebagai narasumber dalam program Seminar Akhir Tahun. Seminar ini membahas tentang “Kebangkitan Kultus Sinema B dalam Ekosistem Perfilman Indonesia”.

 

“Semoga di tahun selanjutnya, SAT dapat diselenggarakan menjadi festival film yang lebih baik dan dapat mencapai cakupan yang lebih luas, sehingga SAT dapat diketahui oleh khalayak luas dari berbagai latar belakang yang berbeda,” pungkas Rayza.

Narahubung:
Nafisa: 0895365351765

Artikel SebelumnyaThe Killer
Artikel BerikutnyaWomen from Rote Island Berhasil Raih Empat Piala Citra

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.