Critical Eleven (2017)

135 min|Drama, Romance|10 May 2017
7.1Rating: 7.1 / 10 from 695 usersMetascore: N/A
A happily married couple embarks on a journey in an effort to overcome a tragic loss – and rekindles their love for each other.

Awal pertemuan Ale dan Anya adalah pada saat keduanya berada pada penerbangan yang sama menuju Sydney. Mereka duduk bersebelahan dan saling tertarik pada 3 menit pertama. Setelah itu mereka saling bercerita memperkenalkan diri satu sama lain. Lalu 8 menit sebelum berpisah mereka saling menginginkan untuk berkomunikasi lagi. Perkenalan pun berlanjut hingga ke jenjang yang lebih serius. Anya disambut begitu hangat oleh keluarga Ale. Setelah Ale dan Anya menikah mereka memutuskan untuk tinggal di New York. Di tahun awal pernikahan mereka timbul masalah besar yang menguji ego masing-masing. Lalu perjuangan hubungan mereka pun dimulai.

Di dalam dunia penerbangan dikenal dengan istilah menit-menit kritis, Critical Eleven. Sebelas menit kritis, yaitu 3 menit setelah take off dan 8 menit sebelum landing. Karena pada umumnya 80% kecelakaan pesawat terjadi pada saat menit-menit kritis tersebut.

Critical Eleven merupakan film garapan sutradara Monty Tiwa dan Robert Ronny. Film ini adaptasi dari novel best-seller karya Ika Natassa. Menceritakan pertemuan yang istimewa antara Ale dan Anya saat menit-menit kritis di penerbangan. Film ini menyajikan sepenuhnya drama romantik dengan menyajikan adegan-adegan yang lebih berani.

Menggaet dua aktor-aktris ternama, Reza Rahardian dan aktris Adina Wirasti, keduanya begitu apik memerankan Ale dan Anya. Keduanya memiliki chemistry yang kuat sebagai sepasang kekasih. Mereka begitu tampak nyata sebagai pasangan sejak awal yang tidak kenal satu sama lain, masa-masa manis saat awal menikah, hingga saat hubungan mereka diterpa masalah. Keduanya sangat powerful di setiap adegannya.

Baca Juga  Imperfect: Karier, Cinta, dan Timbangan

Film berdurasi 2 jam 15 menit ini berjalan begitu lambat. Seolah ingin menunjukan kekuatan cinta Ale dan Anya. Sejam pertama that’s fine. Setelahnya begitu panjang penyelesaian masalah. Bukan kesan penasaran yang didapat namun malah kesan cerita yang begitu bertele-tele. Turning point dalam cerita film ini pun tidak begitu menarik. Untungnya, akting Reza Rahardian dan Adina Wirasti tidak kehabisan power hingga akhir film. Secara keseluruhan film drama romantik ini sangat layak untuk ditonton. Tidak banyak adegan yang tidak penting hadir dalam film ini. Cerita yang menarik dan tentunya kualitas akting kedua tokoh utama yang begitu ciamik.
WATCH TRAILER

Artikel SebelumnyaAlien: Covenant
Artikel BerikutnyaKiprah Film Indonesia di Festival Film Internasional, Apa Pengaruhnya?
Mahasiswa aktif UNY yang hobi menonton film sejak di bangku SMP. Walaupun sekarang merupakan mahasiswa pendidikan namun tetap hobi dengan menonton film dan terobsesi dengan film. Pemerhati film Indonesia namun tak lupa menonton film-film asing. Saat ini senang mencoba hal-hal baru di perfilman.

1 TANGGAPAN

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.