Eiffel I'm in Love 2 (2018)

117 min|Comedy, Drama, Romance|14 Feb 2018
6.1Rating: 6.1 / 10 from 437 usersMetascore: N/A
14 years passed. Tita who was a freshman in high school has become an adult woman. For 14 years also, Tita and Adit live long-distance relationship. Tita starts to worry because Adit did not propose her, while her friends were mar…

Sejak kemunculannya 15 tahun lalu, hampir seluruh anak muda Indonesia mendambakan sosok seperti Adit (Samuel Rizal). Ia selalu terlihat cool, namun memiliki tingkat romantisme yang tinggi dengan seringkali memberikan kejutan walaupun bertingkah cuek. Sosok Adit menjadi dambaan para remaja perempuan, dan berhasil mereka gregetan. Begitu juga dengan sosok Tita (Sendy Aulia) yang polos, imut, dan menggemaskan. Kedua akting mereka dalam Eiffel Im in Love begitu membekas dan menjadi salah satu film roman yang sangat laris pada masanya. Ceritanya yang sederhana tentang dua remaja yang menjalin cinta tentu membuat film ini dinantikan sekuelnya. Peluang untuk memunculkan nostalgia ini lalu diambil oleh Rizal Mantovani sebagai sutradara. Film ini menghadirkan nostalgia tidak hanya pada para penonton 15 tahun yang lalu, namun juga cerita baru yang fresh untuk remaja masa kini. Apalagi film ini penuh romansa yang dirilis bersamaan dengan hari kasih sayang.

Lima belas tahun lalu, penonton disuguhi sebuah cerita cinta remaja sesuai umurnya, melalui masa PDKT dan mereka masih malu-malu mengakuinya. Sementara dalam Eiffel Im in Love 2, cerita berkembang sesuai dengan usia mereka. Tita dan Adit sudah menjalani hubungan mereka selama 12 tahun lamanya. Mereka kini sudah menjadi lelaki dan wanita yang dewasa. Pekerjaan sudah mapan, apalagi yang mereka tunggu selain menikah? Sahabat-sahabat Tita yang telah menikah sering memunculkan pertanyaan yang mengganggu, Kapan loe nikah?

Film ini mampu membuat penonton bersimpati dengan Tita dan Adit melalui dua akting pemainnya. Lima belas tahun berlalu sejak film pertama, mereka tetaplah Tita dan Adit yang memiliki sifat yang membuat penonton gregetan sehingga nostalgia yang dihadirkan masih terasa. Beberapa adegan juga dimunculkan kembali, bagaimana cara mereka bertengkar dan gesture yang  dihadirkan. Hubungan LDR (long distance relationship) selama dua belas tahun tentu tidaklah mudah. Penonton bersimpati dengan Tita yang menunggu Adit hingga dua belas tahun lamanya. Namun, penonton pun juga mampu bersimpati dengan Adit, bahwa ia adalah calon kepala keluarga yang harus berpikir jangka panjang dalam sebuah hubungan. Adit seringkali menyembunyikan perasaannya sehingga membuat Tita menjadi salah paham.

Baca Juga  Kuntilanak 2

Tita tetaplah gadis polos yang dilindungi papa mamanya dan suatu hari ia mendapat kejutan besar bahwa keluarganya akan pindah sementara ke Paris demi meneruskan usaha restoran yang telah dibangun papanya dan ayah Adit. Betapa bahagianya Tita bakal bisa berjumpa dengan Adit, dan menyudahi hubungan LDR yang mereka jalani. Film ini menyuguhkan landscape Kota Paris yang sangat indah dan didukung lagu lantunan Melly Goeslaw yang tidak pernah kehilangan pesona. Film ini disuguhkan sangat cantik dan sederhana sejak awal film dibuka. Tone warna yang bernuansa romantis sangat terasa dengan nuansa pastel nan lembut pada semua elemen film, hingga pemilihan properti.

Konflik cerita dimulai ketika Adit mengatakan bahwa ia belum siap menikah. Peluang ini diambil oleh Adam, sahabat Tita yang sudah memendam rasa cinta sejak lama. Namun, dua belas tahun tidaklah mudah untuk saling merelakan begitu saja. Tita memilih Adit dan sang lelaki pun memperjuangkan sang gadis yang hampir direbut pria lain. Cerita film memang kurang membuat kita greget, kok udah gitu aja? Kisah romantis yang diharapkan penonton hanya ada dalam bayangan, namun kenyataannya Adit memberikan romantisme dari hal kecil, namun tetap mampu membuat penonton baper. Jalan pikiran perempuan dan laki-laki seringkali berbeda, ditambah lagi tempaan cobaan ketika menuju tingkat pernikahan. Banyak pelajaran kehidupan yang diambil dari cerita ini. Cerita yang sederhana dan dipenuhi kisah cinta, namun tetap menimbulkan gelak tawa melalui celotehan Tita yang kerap merengek- rengek dan Adit yang cuek, namun sebenarnya mereka saling peduli.

WATCH TRAILER

PENILAIAN KAMI
Overall
70 %
Artikel SebelumnyaBlack Panther
Artikel BerikutnyaFenomena Dilan 1990, Film Roman Remaja Terlaris.
Tia Sukma Sari lahir di Salatiga 14 November 1994. Sekarang ia masih menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jurusan Film dan Televisi. Kesukaannya terhadap dunia baca dan menulis membuatnya memilih konsentrasi di penulisan naskah film fiksi. Ia cukup aktif menulis di tumblr-nya, dan sekarang mencoba untuk semakin rajin menulis ulasan film.

BERIKAN TANGGAPANMU

Silahkan berikan tanggapan anda
Silahkan masukan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.