NEW REVIEWS
Surat Untuk Masa Mudaku | REVIEW
Plot twist bukanlah poin utama yang perlu diperdebatkan di sini. Justru kekuatan Surat Untuk Masa Mudaku (2026) terletak pada kemasannya yang tidak mengandalkan artis mainstream, penceritaan anak-anak panti yang tidak berlebihan, serta kehadiran pemeran kawakan yang tampil kalem dan matang. Semua elemen itu berpadu dengan rapi walau tidak sempurna.
Send Help | REVIEW
Sam Raimi melalui Send Help menjungkirbalikkan kelaziman genrenya melalui naskah unik dan sentuhan estetiknya yang khas, serta didukung performa brutal dari Rachel MacAdams.
Shelter | REVIEW
Dengan plot reguler sang bintang, Shelter menyajikan semua aksi yang diharapkan oleh fans Jason Statham, tidak kurang tidak lebih.
Tolong Saya! | REVIEW
Tolong Saya! memiliki gagasan segar dan keberanian menolak formula horor pada umumnya di Indonesia, tetapi belum sepenuhnya diimbangi dengan penggambaran tepat, dialog menyentuh, serta ruang loop hole yang teramat banyak.
The Period of Her | REVIEW
The Period of Her (2026), yang dirangkai melalui benang merah “menstruasi” sebagai pengalaman emosional, batiniah, sekaligus sumber luka dan lara dalam kehidupan perempuan. Dari sisi naskah dan visual, film ini masih menyisakan ruang untuk dikembangkan dan dipertajam. Not Dead Enough (2026) tampil sebagai bagian paling absurd sekaligus menghibur.
Primate | REVIEW
Melalui ancaman dan potensi sosok antagonisnya, Primate membawa genre horor ke bentuk dasarnya, yakni rasa takut absolut, aksi nonstop efektif, gore maksimal, dan to the point tanpa embel-embel sentuhan humanis.
Mercy | REVIEW
Melalui aksi nonstop dan kombinasi genre yang segar, Mercy merupakan tontonan menghibur dengan pesan aktual untuk era kini.
The Rip | REVIEW
Melalui sisi ketegangan dan rasa penasaran nonstop, The Rip menyajikan crime thriller solid dengan kejutan twist dan penampilan memikat sederetan bintangnya.
28 Years Later: The Bone Temple | REVIEW
28 Years Later: The Bone Temple merupakan penyempurna seri sebelumnya dan potensi bagi kisah berikutnya, melalui eksplorasi dan kedalaman ceritanya.
Musuh dalam Selimut | REVIEW
Dengan pendekatan lokal, akting yang solid dan suasana yang secara konsisten menekan, film ini berhasil membuat penonton mempertanyakan kembali satu hal sederhana namun mengganggu pikiran penontonnya, yaitu seberapa aman sebenarnya orang-orang terdekat kita?
News
GOLDEN GLOBE WINNER 2026 – FILM CATEGORY
GOLDEN GLOBE WINNER 2026 – FILM CATEGORY
Avatar: Fire and Ash Tembus USD 1 Miliar
Avatar: Fire and Ash Tembus USD 1 Miliar
Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 10 Juta Penonton
Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 10 Juta Penonton
Tontonan Unggulan Netflix Januari 2026
Tontonan Unggulan Netflix Januari 2026
Artikel LEPAS
PULAU ONRUST: ANTARA ROMANTISASI DAN KETIMPANGAN
Makoto Shinkai: Animasi Pendek dan Rasa Sepi
Meski selintas ada kemiripan tema antara Samsara dan Setan Jawa, tetapi Samsara tetap memiliki daya tarik tersendiri. Film ini memberikan pengalaman sinematik yang unik baik secara format bioskop maupun format cine-concert.





















